Jurgen Klopp yang juga pernah menjadi Pemain Striker itu juga mengakui bahwa Nilai Keharmonisan dan keakraban dalam pasukan Liverpool masih sangatlah kental, Bahkan mereka masih tetap berkomunikasi menggunakan Handphone masing-masing selama menjalani aktivitas di tengah masa Karantina ini.
Tetapi Klopp tetap saja merasa bahwa pertemuan dan melakukan latihan bersama melalui handphone saja tidak bisa mengobati rasa kangen dirinya untuk kembalu berkumpul dan bercanda seperti biasanya lagi.
"Anak-anak Asuhan saya masih bisa menjaga semangat yang sangat bagus, Tiba - Tiba saya merasakan rasa kehilangan seolah - olah mereka kelompok yang sangat Fantastis." Ucap Jurgen Klopp.
KANGEN MOMEN BERSAMA
Sang pelatih yang sudah mampu mempersembahkan 1 Piala Liga champions untuk Liverpool tersebut tak mengelak bahwa memang dirinya sangat menikmati moment dimana mereka semua kembali berkumpul melalui Social media saja untuk mengobati kangennya tersebut."kamu pasti ingin selalu bisa bersama dengan-nya, ada hasrat kami untuk dapat berkumpul sedekat - dekatnya, Dan mungkin memang inilah moment terdekat kami, dimana kami lebih dari sekedar bertanya 'Apa Kabar? dan hal-hal lainnya."
"Tentang situasi seperti ini Saya masih bisa menerimanya, Tetapi jika semakin lama tidak dapat berkumpul dengan orang yang kamu suka Maka itu Membuat Sakit. Kurang lebih seperti itulah Posisi yang sedang kami Rasakan." Tegas Klopp.
Ia juga Sangat bersyukur saat ini sudah terdapat teknologi yang bisa membuat seseorang bertemu saling melihat wajah walaupun dari tempat yang berbeda jauh lokasinya.
Ia juga menceritakan bahwa ketika berkumpul suasana menjadi sangat seru dan ramai Apalagi bila ada salah satu orang yang berulang tahun , itu sangat menyenangkan.
"Ya! Situasinya benar-benar kacau karena kami bernyanyi bersama, berbeda halnya jika kami bertatap muka seperti biasa di luar ruangan. Semua terdengar mengerikan, tetapi yang penting adalah ide di balik itu semua."
"Ketika kami mengadakan sesi pada hari itu semua yang berulang tahun sejauh ini menghargainya. Anak-anak menyukainya. Saya tidak tahu persis ada berapa bahasa yang digunakan. Di lapangan kami biasa melakukannya sebelum berlatih," Tutup Klopp.
