BERITA TERKINI

Seorang Pakar Mengklaim Siap Mengkloning Bintang Barcelona, Lionel Messi

Seorang Pakar Mengklaim Siap Mengkloning Bintang Barcelona, Lionel Messi


Seorang pakar mengklaim siap mengkloning bintang Barcelona, Lionel Messi, dengan memanfaatkan teknologi dan teknik yang ada sekarang ini.
Kloning megabintang Barcelona, Lionel Messi, itu akan dimulai dari tahap kehidupan sebagai seorang bayi, di mana ia akan punya potensi sama dengan Lionel Messi – peraih lima Ballon d’Or tersebut.
Seorang pakar genetika, Arcadi Navarro, yang juga kepala European Genome-Phenome Archive (EGA) mengeluarkan pernyataan tersebut dalam sebuah wawancara di stasiun radio Spanyol, Cadena SER.
“Ya, Messi bisa dikloning dengan teknik saat ini. Kami bisa dapatkan makhluk yang sangat mirip dengan Lionel Messi, hasilnya akan terlihat seperti kembarannya Messi, seolah-olah dua saudara kembar telah lahir, dan kami telah membekukan salah satu dari mereka selama 20 tahun atau 30 tahun,” tandas Arcadi Navarro.

Tak Janji Mini-Messi Seperti Aslinya

Namun, menurutnya tidak ada jaminan bahwa ‘Mini-Messi’ pada akhirnya akan sebagus versi aslinya. Alasannya, menurut Navarro, itu tetap akan dipengaruhi lingkungan, pendidikan dan juga pengalamannya.
Messi yang asli bergabung dengan Barcelona sebagai pemain kecil berusia 13 tahun yang berasal dari klub Argentina, Newell’s Old Boys. Saat itu, Messi mengalami kekurangan hormon pertumbuhan dan harus menjalani perawatan selama empat tahun, mulai dari usia 10 tahun hingga 14 tahun.
Messi lalu menghabiskan masanya bertahun-tahun di akademi La Masia yang terkenal milik El Barca dan mengasah keterampilannya mengolah si kulit bundar. Itu sebelum ia bertemu sejumlah pemain papan atas dunia, seperti Ronaldinho, Thierry Henry, Xavi dan Andres Iniesta, untuk kemudian menjadi salah satu pemain terbaik di dunia.

Messi Menjadi Messi Bukan Sekedar Karena Gen!

Navarro mengatakan, semua faktor itulah yang menjadikan Messi pemain hebat seperti sekarang ini – sesuatu yang mungkin tidak bisa ditiru oleh hasil kloningan Messi.
“Hasil kloningan itu bisa saja memiliki potensi yang sama dengan Messi, kualitasnya punya komponen genetik dan hal lain yang lebih mendidik, adalah lingkungan,” ujar Navarro.
“Messi menjadi seorang Messi seperti sekarang ini, bukan semata-mata karena gen. Tapi karena semua yang telah dijalaninya, pendidikannya, masa tinggalnya di La Masia, dan perawatan yang diterimanya. Genetika memberi kita potensi, lalu untuk memenuhinya, itu adalah tugas kita sendiri,” ungkapnya.

Share this:

 
Copyright © 2014 Racun Bola - RacunBola.net. Designed by OddThemes